Beranda Nasional Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Uno Minta KPU Selesaikan Perbaikan Daftar Pemilih Tetap

Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Uno Minta KPU Selesaikan Perbaikan Daftar Pemilih Tetap

36
0
BERBAGI

Tim Sukses Prabowo-Sandiaga meminta KPU segera menyelesaikan Perbaikan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Waktu pemilu sudah tinggal hitungan hari dan sampai hari ini masih ada banyak data di DPT yang belum dapat diperbaiki atau disempurnakan

“Apa yang disampaikan Pak Amien Rais mengenai audit forensik IT KPU itu adalah permintaan, karena kekhawatiran yang muncul mengenai masalah DPT yang selama ini sedang dalam perbaikan yang menurut beberapa pihak sampai dengan sekarang, dengan tenggat waktu dikit lagi, masih ada banyak data di DPT yang katanya belum dapat diperbaiki atau disempurnakan,” ujar Sufmi Dasco Ahmad, selaku Direktur Direktorat Hukum dan Advokasi BPN  Ahmad ketika diwawancarai oleh  wartawan, pada hari Sabtu 2 Maret 2019

Dasco pun menjelaskan maksud pernyataan dari Amien yang juga Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandiaga. Menurutnya, pasangan calon tidak bisa mengundurkan diri dari kepesertaannya di Pilpres karena ada ancaman pidana.

“Yang dimaksud mundur dalam Pilpres itu adalah tidak secara langsung mundur secara langsung saat ini juga karena kita tahu ada ancaman pidana pemilu kalau paslon mundur saat tahapan pemilu sedang berjalan,” ujar Dasco memaparkan

“Tapi itu baru wacana yang secara harafiah diartikan bahwa Pak Prabowo bisa saja tidak akan mengikuti tahapan proses selanjutnya dari Pemilu, yaitu mulai dari debat betikutnya sampai dengan waktu kampanye terbuka selanjutnya dalam proses pemungutan suara,” ujar anggota Dasco yang juga menjabat sebagai Komisi III DPR yang membidangi hukum itu.

Dasco pun menyatakan, terkait pernyataan Amien terkait permasalahan bahwa Prabowo akan mengundurkan diri, bukan merupakan pernyataan resmi dari BPN Prabowo-Sandiaga. Ia menilai, termasuk bagi KPU sebagai pelaksana pemilu, ‘Ancaman’ Amien tersebut diminta dijadikan introspeksi.

“Tetapi ini belum jadi keputusan resmi dari paslon dan belum pernah dirapatkan di BPN Prabowo-Sandi,” ujar Dasco meneruskan.

“Untuk itu hal-hal yang masih bersifat wacana seperti ini mungkin akan cukup dijadikan bahan instrospeksi bagi semua pihak terutama KPU untuk lebih mencermati isu-isu DPT dan pemuktahiran DPT agar dimaksimalkan sehingga yang kita harapkan pemilu bisa terlaksana dengan bersih, jujur dan adil,” ujar Dasco, yang juga sebagai anggota  Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Uno

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here