Beranda Uncategorized Diskusi Ringan Penuh Tawa, Prabowo-Sandiaga Beserta Tim Sukses

Diskusi Ringan Penuh Tawa, Prabowo-Sandiaga Beserta Tim Sukses

89
0
BERBAGI

Saat melakukan simulasi debat capres, terlihat wajah Prabowo Subianto bersinar, dan sesekali ia melontarkan tawa lepas. sesaat sebelum menghadapi debat calon presdien pada 17 januari 2019 lalu, Prabowo Subianto tampak tidak memiliki beban sama sekali. Hal ini sangat wajar, mengingat. Ia telah mengikuti debat sejak tahun 2009. Sandiaga Uno pun terlihat santai, tanpa memiliki beban apa pun.

Pendalaman materi juga dilakukan di beberapa tempat. di Hambalang, Bogor. Juga di Kertanegara, Jakarta. Kedua lokasi itu milik ketua umum Gerindra. Sejumlah pakar, pakar, dan debat dari BPN selalu menemani mereka. mengarahkan baik dari segi materi maupun bahasa  Prabowo-Sandiaga.

Pendalaman materi debat presiden dipimpin langsung oleh Sudirman Said ,sebagai direktur debat BPN. Dibantu oleh Ferry Mursyidan Baldan, mantan anggota  kabinet Jokowi-JK.

Sandiaga Dahnil Anzar Simanjuntak , Koordinator juru bicara Prabowo-Sandiaga menjadi moderator dalam simulasi tersebut.

“Begitu saja lebih pada konten,” ungkap Dahnil.

Sodik Mujahid ,Juru Debat BPN mengatakan Prabowo dan Sandiaga sangat siap untuk menghadapi debat. Keduanya diketahui telah memahami masalah HAM, terorisme, korupsi dan hukum.

“Ya latihan ringan dan santai saja. Seperti pemain bola sekaliber Messi atau Ronaldo, kalau mau bertanding ya hanya latihan-latihan kecil saja,” ungkap Sodik saat dihubungi narasumber kami.

Prabowo dan Sandiaga hanya perlu menyelesaikan masalah teknis. seperti berbicara tidak terlalu panjang, tepat waktu, padat dan jelas. Karena, dalam debat, waktu yang diberikan hanya dua hingga tiga menit.

Pada  debat ini, partai koalisi juga terlibat. Gerindra, Demokrat, PKS, PAN dan Berkarya diundang untuk berpartisipasi. Juga termasuk SBY Ketua umum yang memimpin perumusan tentang apa yang harus dilakukan Prabowo dan Sandiaga dalam debat.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Panjaitan. Namun dia tidak merinci usulan/masukan Partai demokrat kepada di Prabowo-Sandiaga.

“Sudah kami sampaikan, kita tunggu ya,” ucap Hinca.

Sesi latihan satu hingga dua jam selalu diselingi canda dan tawa. Tapi, tim dan Prabowo serta Sandiaga tetap serius. Bahkan, gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, juga memberikan masukan selama simulasi.

Prabowo-Sandiaga tidak perlu menyewa konsultan profesional untuk menghadapi debat presiden nanti. Untuk menjaga orisinalitas Prabowo dan Sandiaga.

“Di kami enggak usah sewa (konsultan). Pertama banyak pakar praktisi publik speaking. Yang kedua (jika pakai konsultan) akan kehilangan jatidiri, bicaranya kurang penghayatan nanti seperti boneka bicara,” ujar Sodik.

Sejumlah  pakar telibat  memberikan update informasi kpada Prabowo-Sandiaga Uno. Bambang Widjojanto dan Busyro Muqoddas memberikan masukan  tentang korupsi dan hukum. Sementara Professor Hafidz Abbas dan Natalius Pigai memberi masukan tentang HAM. Mantan pejabat TNI dan Polri serta BNPT yang tak disebutkan namanya juga memberikan masukan dalam hal terorisme.

“Ya santai saja. Kan Prabowo sudah sangat biasa. Jadi ngobrol santai saja. Diselingi ketawa. Ada beberapa mentor, sekali-sekali pernah hadir, seperti Anies Baswedan,” tambah  Sodik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here