Beranda Nasional Sakit Hati, Prabowo : Ahli-ahli di Luar Negeri Analisa Indonesia Bubar 2030

Sakit Hati, Prabowo : Ahli-ahli di Luar Negeri Analisa Indonesia Bubar 2030

86
0
BERBAGI

Politikus se-Indonesia pada bulan  Maret 2018 dibuat geger, karena Prabowo sakit hati dengan kajian kajian ahli d iluar negeri yang membuat analisa Indonesia  bubar tahun 2030. videonya diunggah di akun Facebook Gerindra, @gerindra, pada hari Minggu 18 Desember 2018. Dalam video tersebut, Prabowo memakai kemeja safari warna putih dan mengenakan peci hitam, yang telah menjadi ciri khas Prabowo.

“Saudara-saudara! Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini, tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030,” ujar calon presiden nomor urut 02, Prabowo, ketika ia berpidato di dalam video itu.

“Bung! Mereka ramalkan kita ini bubar, elit kita ini merasa bahwa 80 persen tanah seluruh negara dikuasai 1 persen rakyat kita, nggak apa-apa,” tandas calon presiden dengan nomor urut 02, Prabowo, melanjutkan pidatonya

Prediksi  yang disampaikan oleh Prabowo tersebut  belakangan barulah terungkap, bahwa pernyataannya tersebut juga termuat  dari novel, yang ditulis oleh Peter Warren Singer dan August Cole,  yang berjudul ‘Ghost Fleet’. Prabowo pernah menjelaskan hal ini saat berpidato di peresmian dan bedah buku ‘Nasionalisme Sosialisme dan Pragmatisme Pemikiran Ekonomi Politik Soemitro Djojohadikusumo’ di UI pada 18 September 2017. di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Depok.

“‘Ghost Fleet’ ini novel, tapi ditulis 2 ahli strategi Amerika, menggambarkan sebuah skenario perang antara China dan Amerika tahun 2030. Yang menarik dari sini bagi kita hanya 1. Mereka ramalkan tahun 2030, Republik Indonesia sudah tidak ada lagi,” tutur Prabowo menandaskan pernyataannya

Elite Gerindra mempercayai, bahwa referensi yang digunakan oleh  Prabowo dari sumber sumber terpercaya. dan kebetulan juga tertulis dalam sebuah novel . Namun novel itu disusun dari riset mendalam oleh ahli strategi amerika serikat.

“Beliau sering sekali mengundang pakar-pakar untuk diskusi di Hambalang maupun di Kartanegara. Pak Prabowo banyak sekali referensinya. Jadi, salah kalau dibilang dari novel,” tutur  Andre Rosiade, yang merupakan Wakil sekertaris jendral Gerindra Andre Rosiade kepada wartawan, Rabu (21/3/2018)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here