Beranda Ekonomi PRABOWONOMICS: KONSEP EKONOMI ALA PRABOWO SUBIANTO YANG DIBENARKAN PENDIRI MICROSOFT

PRABOWONOMICS: KONSEP EKONOMI ALA PRABOWO SUBIANTO YANG DIBENARKAN PENDIRI MICROSOFT

72
0
BERBAGI
SUGIONO, WAKETUM GERINDRA: DARAH PEJUANG KELUARGA PRABOWO

Konsep ekonomi ala Prabowo dikenal sebagai “Prabowonomics”. Konsep ini berkaitan dengan “dorongan besar” pembangunan ekonomi yang memastikan petani kecil harus menikmati nilai tambah sektor pertanian dari hulu ke hilir yang selama ini dinikmati oleh pemodal besar. Jika dijalankan, konsep ini akan mewujudkan kemandirian pangan dan kemandirian energi.

Hal ini menjadi menarik karena konsep ekonomi ini dipaparkan oleh seorang mantan tentara. Sugiono, yang pernah menjadi sespri Prabowo Subianto menjelaskan korelasi mengapa Prabowo yang seorang tentara bisa memiliki pemahaman mendalam tentang ekonomi.

“Faktor utama berasal dari ayah beliau, yaitu Pak Sumitro yang merupakan seorang begawan ekonomi,” jelas Sugiono.

Soemitro Djojohadikoesoemo adalah putra dari Margono Djojohadikoesoemo, pendiri Bank BNI 46. Soemitro dikenal sebagai begawan ekonomi Indonesia yang pernah menjadi mentri di era Presiden Soekarno dan Soeharto. Ia juga dikenal sebagai salah satu pendiri Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Soemitro berhasil meraih gelar Doktor di Nederlandse Economise Hogeschool, Rotterdam, Belanda. Gelar Doktor itu diraih tahun 1943 dengan Disertasi berjudul Het Volkscredietwezen in de Depressie (Kredit Rakyat (Jawa) di Masa Depresi).

“Saya kira kalau dikaitkan dengan tentara, yang namanya komandan itu minimal harus mengerti ekonomi. Karena perang itu adalah perhitungan ekonomi, perhitungan logistik,” lanjut Sugiono.

PRABOWONOMICS: KONSEP EKONOMI ALA PRABOWO SUBIANTO YANG DIBENARKAN PENDIRI MICROSOFT

“Yang saya kagumi, beliau bisa menjelaskan ekonomi dengan bahasa yang begitu gamblang, dengan bahasa yang begitu mudah. Sehingga orang yang mendengarnya itu gampang paham,” lanjut Waketum Partai Gerindra tersebut.

Cara kerja “Prabowonomics” adalah dengan cara memberikan suntikan dana langsung ke pedesaan dan memberikan peran kepada BUMDES dan BUMN dalam pengolahan, pengepakan, pendistribusian dan penjualan hasil-hasil pertanian.

Strategi ini bertolak belakang dengan kondisi saat ini di mana bank-bank nasional kerap mempersulit pemberian modal kepada BUMN dan perusahaan nasional, namun memberikan modal kepada perusahaan asing untuk mengeksploitasi sumber daya alam Indonesia.

Prabowo sudah berkeliling untuk memberikan kuliah umum tentang konsep ini, dari desa, kota, hingga kampus-kampus di seluruh Indonesia sejak tahun 2003. Konsep “Prabowonomics” ini dibenarkan oleh Bill Gates sang pendiri Microsoft.

PRABOWONOMICS: KONSEP EKONOMI ALA PRABOWO SUBIANTO YANG DIBENARKAN PENDIRI MICROSOFT
PRABOWONOMICS: KONSEP EKONOMI ALA PRABOWO SUBIANTO YANG DIBENARKAN PENDIRI MICROSOFT

Gates gemar membaca buku dan mengulas buku yang telah ia baca di dalam blog pribadinya. Salah satu ulasannya adalah buku berjudul “How Asia Wokrs” karya Joe Studwell. Menurut Gates, buku tersebut menjawab pertanyaan besar. Mengapa negara seperti Jepang, Taiwan, Korea Selatan, dan China memiliki perekonomian yang kuat sedangkan Indonesia, Thailand, dan Filipina perekonomiannya biasa saja?

Menurut Gates, buku tersebut memberikan 3 Formula:

1.Menciptakan kondisi agar petani kecil bisa berkembang (Create conditions for small farmers to thrive).

2.Gunakan surplus dari hasil pertanian untuk membangun sektor manufaktur yang ditujukan untuk ekspor. (Use the proceeds from agricultural surpluses to build a manufacturing base that is tooled from the start to produce exports).

3. Memelihara/membina kedua sektor ini (pertanian kecil dan produk berorientasi ekspor) menggunakan institusi finansial yang dikontrol oleh pemerintah (Nurture both these sectors (small farming and export-oriented manufacturing) with financial institutions closely controlled by the government).

Di akhir tulisannya Gates menuliskan “the formula is refreshingly clear — even if it’s very difficult to execute”. Formula ini sederhana namun sulit untuk dilaksanakan. Karena dibutuhkan kepemimpinan yang memahami betul tentang konsep ini dan komitmen untuk menjalankannya.

Prabowo telah membawa konsep “Prabowonomics” sejak tahun 2003 dan konsep ini dibenarkan oleh Bill Gates hasil dari membaca dan mengulas buku berjudul “How Asia Works”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here