Beranda Ekonomi Di Bogor, Greenwoods Group Lahirkan Apartemen Terjangkau

Di Bogor, Greenwoods Group Lahirkan Apartemen Terjangkau

104
0
BERBAGI

Greenwoods Group, melalui kerja sama operasi (KSO) JP Apartment, melakukan ground breaking pembangunan proyek JP Apartment, di kawasan Dramaga, Bogor. Chief Executive Officer (CEO) Greenwoods Group, Okie Imanto menjelaskan, JP Apartment dikembangkan di atas lahan seluas 1,2 hektare (ha).

Dalam proyek ini, rencananya dibangun 3 tower yang merangkum apartemen sebanyak 1.500 unit hunian. “Untuk mengembangkan proyek apartemen yang menyasar kalangan mahasiswa dan dosen ini, perseroan menyiapkan investasi sebesar Rp 350 miliar,” katanya.

JP Apartment terdiri atas 5 tipe apartmen yakni Studio seluas 23,26 m2; 1 Bedroom (BR) seluas 33,94 m2; 2 BR-A seluas 43,64 m2; 2 BR-B seluas 46,61 m2; dan 2 BR-C seluas 46,57 m2. Dipasarkan dengan harga hanya Rp9,6 juta/m2 (include PPn) atau Rp230 juta untuk unit Studio sampai dengan Rp430 jutaan untuk tipe 2 BR.

Di Bogor, Greenwoods Group Lahirkan Apartemen Terjangkau

Okie melanjutkan, pembangunan apartemen ini bertujuan melengkapi kebutuhan mahasiswa dan akademisi yang memiliki orientasi kenyaman hidup dan belajar. Hal itu diwujudkan dalam bentuk akses internet yang cepat dan reliable, sarana belajar berkonsep co-working space, perpustakaan dan multimedia library. Ditambah dengan fasilitas pendukung seperti laundry, apotek dan klinik kesehatan, dan parkir.

“Kami melihat kekosongan produk untuk mahasiwa yang benar-benar untuk mahasiswa, termasuk fasilitas yang disediakan. Tujuan kami menciptakan habitus modern dan positif yang bebas narkoba dan nyaman untuk research and study,” tambahnya.

Founder Projek dan Proviz yang bertindak sebagai konsultan pemasaran JP Apartment, Andy Natanael mengatakan, pihaknya menghadirkan apartemen berkualitas dengan harga terjangkau, yang diperuntukkan untuk segmen mahasiswa dan dosen di wilayah Bogor, terutama dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

“Lokasi proyek ini berada tepat di depan kompleks perumahan IPB yang merupakan lingkungan hunian established, karena mayoritas warganya adalah kalangan akademisi. Selain itu, lokasi JP Apartment hanya berjarak 4 kilometer dari kampus IPB Dramaga, dengan akses transportasi umum 24 jam,” jelasnya.

Andy menambahkan, end user JP Apartment adalah mahasiswa. Adapun pembeli unit adalah investor yang ingin mempunyai passive income tanpa repot mencari tenant atau mengurus properti miliknya. Dengan rentang harga Rp 200 jutaan sampai Rp 400 jutaan, menjadi price point yang relatif mudah dijangkau oleh investor, bahkan bagi kaum muda yang sedang belajar untuk investasi.

Menurut Andy, target pasar ini berdasarkan tes pasar yang sudah dilakukan di akhir 2017 secara langsung kepada potential buyer. Sebanyak 80% peminat ingin membeli unit untuk disewakan kepada mahasiswa dan dosen serta kaum profesional di wilayah Bogor. “Hingga saat ini, walau belum launch sudah 40% dari tower Green diminati konsumen yang mayoritas adalah investor dari kota Bogor dan sekitarnya,” jelas Andy.

Adapun Tower I dari JP Apartment ditargetkan dapat terserap 80%-90% pada tahun ini, dan kemudian dibuka pemasaran Tower 2. JP Apartment Tower I direncanakan mulai diserahterimakan bertahap 24 bulan setelah ground breaking. Tower 2 dan Tower 3 akan diserahterimakan secara bertahap pada akhir tahun 2021. Sedangkan keseluruhan proyek akan selesai tahun 2021.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here