Beranda Kesehatan Makanan Yang Buruk Bagi Kesehatan Rambut Jika Konsumsi Berlebihan

Makanan Yang Buruk Bagi Kesehatan Rambut Jika Konsumsi Berlebihan

92
0
BERBAGI

Menjaga kesehatan rambut bukan hanya dengan memilih jenis sampo yang tepat dan menerapkan cara keramas yang benar. Sama seperti kulit, rambut juga membutuhkan nutrisi dari makanan agar tetap sehat, kuat, dan berkilau.

Makanan Yang Buruk Bagi Kesehatan Rambut Jika Konsumsi Berlebihan

Jika rambut rusak, kusam, dan tak sehat, mungkin Anda harus kembali mengecek apa saja makanan yang Anda konsumsi. Sebab, tidak semua makanan baik untuk kesehatan rambut, apalagi bila dikonsumsi berlebihan. Apa saja makanan tersebut? Ketahui jawabannya dalam ulasan berikut ini.

Beberapa makanan yang selama ini sering Anda konsumsi mungkin membuat rambut tidak sehat. Rambut menjadi kering, rontok, mudah patah, dan lain sebagainya. Untuk mencegah sekaligus mengatasi kondisi rambut yang buruk, Anda bisa mengurangi atau menghindari makanan seperti berikut:

1. Makanan Dengan Indeks Glikemiks Tinggi

Banyak makanan manis dengan indeks glikemik tinggi yang tanpa Anda sadari membuat rambut rusak. Misalnya saja permen, nasi putih, pasta, roti putih, margarin, atau kue.

Makanan tersebut bisa menyebabkan gula darah melonjak. Saat tubuh mengolah gula dari makanan, maka hormon insulin akan memberikan respon terhadap peningkatan glukosa. Kondisi ini menyebabkan kadar androgen meningkat dan akhirnya memengaruhi kantung kelenjar (folikel) pada kulit kepala.

Menurut Prevention, Christy Brissette, RD, ketua di 80 Twenty Nutrition menyatakan bahwa melonjaknya kadar androgen membuat folikel rambut menjadi menyusut. Hal ini yang kemudian menyebabkan rambut mudah rontok dan lama-kelamaan menipis.

2. Makanan Tinggi Protein Hewani

Bila Anda sedang menjalani diet keto dan mendapati rambut Anda rusak, ini bisa jadi penyebabnya. Protein hewani yang terkandung pada daging memang penting untuk memperkokoh rambut dan menebalkan rambut, asalkan sesuai dengan kebutuhan dan tak berlebihan. Jika jumlahnya terlalu banyak, justru akan membuat rambut kurang sehat.

Sebaiknya, lakukan variasikan menu makan Anda dengan makanan tinggi serat, seperti brokoli, bayam, tahu, atau gandum yang juga mengandung asam amino yang membentuk keratin―zat utama pembentuk rambut.

3. Ikan Dengan Merkuri Tinggi

Beberapa jenis ikan memang mengandung asam lemak omega 3 yang membantu mencegah peradangan dan mendorong pertumbuhan rambut. Namun beberapa jenis ikan laut ada yang telah tercemar merkuri. Merkuri bisa jadi racun bagi kesehatan rambut dan menyebabkan kerontokan. Ikan yang biasanya mengandung merkuri tinggi biasanya ikan makarel dan tuna, sementara makanan yang rendah merkuri adalah salmon.

4. Makanan Tinggi Selenium

Selenium adalah mineral yang dibutuhkan oleh tubuh sebagai antioksidan. Terlalu sering mengonsumsi makanan yang mengandung selenium tinggi, seperti tuna, daging sapi, atau nasi putih, bisa meningkatkan kadar selenium dalam darah. Menurut Live Strong, efeknya bisa menyebabkan rambut menjadi rontok.

5. Makanan Tinggi Lemak Jenuh

Makanan tinggi lemak jenuh tidak hanya dikaitkan dengan penyakit tapi juga pada kesehatan rambut. Lemak jenuh bisa membuat pori-pori di kulit tersumbat, termasuk di kulit kepala Anda.

Hal ini yang selanjutnya bisa menyebabkan kerontokan rambut. Bila memiliki kondisi rambut seperti ini, sebaiknya hindari makanan yang digoreng atau dipanggang menggunakan margarin.

Sebenarnya mengonsumsi makanan yang telah disebutkan tidak langsung membuat kondisi rambut memburuk. Selama Anda mengonsumsinya tidak melebihi kebutuhan, tentu saja aman dan kesehatan rambut tak terganggu. Namun bila Anda terlalu sering dan mengonsumsinya lebih dari kebutuhan, risiko rambut rusak bisa terjadi.

Jadi, mulailah memilih menu dan mengatur asupan makanan yang baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk rambut Anda. Mengonsumsi makanan yang sehat untuk rambut, ternyata juga mendukung kesehatan kulit dan juga kuku Anda.

Menerapkan gaya hidup sehat, termasuk menghindari kebiasaan merokok dan minum alkohol juga penting untuk menjaga kesehatan rambut. Sebab, kebiasaan tersebut bisa mengganggu sirkulasi dan mengurangi jumlah biotin dalam darah, yaitu zat yang memperkuat rambut dan kuku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here